Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Program MBG di Banjarmasin telah menyasar 66 ribu penerima manfaat
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 17:51:19【Resep】971 orang sudah membaca
PerkenalanSiswa di Kota Banjarmasin, Kalsel saat menikmati program makanan bergizi gratis. ANTARA/HO-Dokumen .

...Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah
Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Ryan Utama menyampaikan, program makanan bergizi gratis (MBG) di kotanya telah menyasar sebanyak 66 ribu penerima manfaat, yakni siswa dari berbagai tingkatan.
"Ada sebanyak 23 dapur MBG yang sudah beroperasi untuk melayani puluhan ribu siswa," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Menurut dia, program MBG yang digalakkan sejak awal tahun 2025 ini ke sekolah-sekolah di kotanya terus meluas dari semua tingkatan sekolah dan berjalan lancar.
"Alhamdulillah, sejauh ini semua berjalan lancar," paparnya.
Sebagai dukungan Pemkot Banjarmasin atas program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini, ungkap dia, Pemkot melalui instansinya menyiapkan langkah dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG tersebut di sekolah-sekolah.
Baca juga: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Penyusunan SOP dilakukan agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran, ngak asal-asalan dan menghindari terjadinya hal-hal yang diinginkan.
“Kita sudah buat draf SOP agar program MBG bisa terlaksana dengan baik di semua sekolah,” ungkap Ryan.
Dia mengharapkan, dalam waktu dekat akan dijalankan.
"SOP yang disiapkan yakni dalam setiap pembagian MBG, guru kelas wajib mendampingi dan mengarahkan murid untuk mengecek makanan lebih dulu, mencium aroma, memperhatikan kondisi fisik dan memastikan ngak ada hal yang mencurigakan," tuturnya.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
Hal ini berkaca pascainsiden dugaan keracunan siswa beberapa waktu lalu. Makanya, pihak Disdik Banjarmasin menyusun SOP baru kepada setiap sekolah.
Menurut dia, ini upaya preventif Disdik untuk menumbuhkan kewaspadaan di kalangan siswa, agar ngak langsung mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan kondisi kelayakannya.
"Soalnya rentan, anak-anak biasanya langsung makan tanpa tahu mana makanan yang layak dan sudah ngak layak. Dan dengan pendampingan guru, kami ingin mencegah hal-hal yang ngak diinginkan dan dikhawatirkan terjadi," demikian katanya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
Suka(488)
Artikel Terkait
- 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
- Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG
- Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia
- Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global
- SPPG Mabes Polri di Rejang Lebong Bengkulu jamin keamanan pangan MBG
- Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem
- Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
- Menperin sebut manufaktur jadi bukti daya saing menguat
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Polres Grobogan percontohan dapur bergizi berstandar tinggi

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304

BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

Pemkab Bantul pertemukan Kopdes dengan SPPG baru, dukung keberlanjutan

BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG

Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China